Jumat, 13 Januari 2012

Pengantar Bisnis Bab II

Bab II
Perusahaan dan Lingkungan perusahaan

Pengertian atau definisi Perusahaan
Pengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah ‘ tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.
Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi.
Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan.
Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.

Intisari :
Perusahaan : Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa.
Perusahaan : Merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa.
Biaya Produksi : Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku – bahan pembantu dan tenaga kerja.
Laba : Jika hasil yang diterima lebih besar dari biaya produksi.
Rugi : Jika hasil yang diterima lebih kecil dari biaya produksi.

Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan, yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan. Maka dari itu factor dari kedudukan dan letak perusahaan sangatlah penting dan tidak dapat diabaikan karena semakin tajamnya persaingan antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya. Sehingga dalam pemilihan letak perusahaan kita tidak boleh main – main dalam menentukan bahkan efisiensi dibidang biaya pun perlu diperhatikan.

Tempat Kedudukan Perusahaan
Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi factor kelancaran hubungan dengan lembaga – lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan dan yang lainnya.

Letak Perusahaan
Letak Persuhaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatam fisik/pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kegiatan biaya.

Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :
 
1.       Letak Perusahaan yang Terikat pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia. Misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2.       Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerajinan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3.       Letak Perusahaan yang ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.
4.       Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a)     Dekat dengan Bahan Baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen.
b)     Dekat dengan Pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.
c)      Dekat dengan Pemasuk Tenaga Kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
d)     Dekat dengan Penyedia Sumber Tenaga/Energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
e)     I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu. Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
f)       Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
g)     Besarnya Suplai Modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.
Perusahaan dan lembaga sosial
Tujuan dari pendirian perusahaan
            Berdirinya suatu perusahaan, umumnya mempunyai tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar - basarnya guna mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan tersebut.   Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi akan banyak memberikan tantangan bagi para pengusaha dan akan memicu persaingan yang ketat dengan setiap pengusaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan .

Perusahaan sebagai suatu sistem 
            perusahaan sebagai suatu sistem yaitu kombinasi berbagai sumber ekonomi yang mempengaruhi sumber produksi dan distribusi barang untuk mencapai tujuan tertentu. 

Sifat Sistem perusahaan
Sifat sistem perusahaan sebagai berikut:
1.       Bersifat kompleksè berhubungan dengan pemasok, pemerintah, masyarakat, LN, dsb
2.       Satu kesatuanè setiap sub sistem berjalan untuk mencapai tujuan
3.       Berbagai jenisè Jenis perusahaan berbagai ukuran, bentuk dan jenis usahanya 
4.       Saling bergantungè suatu perusahaan bergantung kepada pihak lain seperti pemasok dan pemilik dana
5.       Dinamisè Kekuatan interen dan eksteren mendorong perusahaan terus berubah menyesuaikan kondisi lingkungan yang dinamis

Fungsi - fungsi perusahaan 
fungsi penting perusahaan dalam kegiatan ekonomi sebagai berikut :

a)     Menghasilkan barang dan jasa
b)     Sebagai pengguna faktor produksi
c)      Membayar pajak kepada pemerintah
d)     sebagai agen pembangunan

Ciri - Ciri Perusahaan 
1)     Ciri-ciri perusahaan jasa 
a)     Perusahaan jasa tidak menawarka barang yang jelas wujudnya. Jasa dalah sesuatu yang tidak bisa terlihat bentuk fisiknya.
b)     Sulit untuk menawarkan harga pada jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan jasa. Harga yang mungkin dikenakan pada perusahaan jasa misalnya pada tiket pesawat terbang, harga ynag ditarkan sebenarnya tidaklah mutlak. Mahal atau murahnya harga suatu jasa tergantung pada tingkat kepeasan konsumen yang menikmati jasa tersebut. 

2)     Ciri - ciri perusahaan Dagang         
a)     Kegiatannya membeli barang dagangan.
b)     Menyimpan barnag dagang untuk sementara waktu
c)      Tidak mengubah sifat dan bentuk barang dagangan
d)     Barng dagangan tersebut dijual kembali

Berbagai macam lingkungan perusahaan dan Pengaruhnya  terhadap perusahaan
Pengertian Lingkungan Perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, social, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya.

Perusahan dalam Masyarakat yang Pluralistik
Maasyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam masyarakat pluralistic, terdapat banyak pusat kekuatan masing-masing mempunyai sifat mandiri. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.

Kesan Negatif Tentang Perusahaan
Dari pemberitaan pers yang dapat kita ikuti, banyak masalah yang menciptakan kesan negative tentang perusahaan antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, penyogokan kepada pejabat pemerintah, periklanan yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang tidak legal, dan sebagainya.

Usaha-usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negative dan masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negative serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif.

Lingkungan Fisik, Energi dan Konservasi
Dari masalah-masalah ekonomi dan social, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik. Kasus ledakan pusat listrik tenaga nuklir di Chernobyl Uni Soviet dan kasus kebocoran pabrik pestisida Union Carbide di Bhopal India merupakan contoh pencemaran udara yang cukup hebat dengan banyak karbon.

Ekologi
Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Hal ini terutama disebabkan oleh kombinasi dari tiga factor :
1. Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk
2. Perkembangan teknologi baru
3. Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi

Macam-macam Polusi
Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam dimana kita hidup dan bekerja.
- Pecemaran udara
- Pencemaran air
- Pencemaran sampah awet

Penerimaan dan pengeluaran pemerintah
Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari pengasilannya, maka akan terjadi deficit. Untuk menutup deficit ini dapatlah dilakukan peminjaman kepada bank-bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang Negara.

Ada beberapa macam pajak yang dinekanakan oleh Pemerintah, antara lain :

Pajak tidak langsung
Pajak tidak langsung dapat dikenakan atas barang-barang seperti rokok, tembakau, minuman keras dan sebagainya, yang dibayar oleh importer, produsen dan pedagang besar. Besarnya pajak ini ditambahkan pada harga barang tersebut pada saat dijual kepada masyarakat. Pajak tersebut dinmakan pajak penjualan (PPn).
Macam pajak lain yang termasuk pajak tidak langsung adalah pajak penjualan impor, cukai, bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.

Pajak langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayar pajak. Macam pajak lain yang dapat digolongkan sebagai pajak langsung ini adalah pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs) dan pajak deviden.

Secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari :
a)  Penerimaan dalam negeri meliputi ; pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan
      minyak dan penerimaan bukan pajak.
b)  Penerimaan pembangunan, meliputi : bantuan program dan bantuan proyek
c)  Pengeluaran rutin, antara lain berupa belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah
     otonom, bunga dan cicilan utang serta pengelauran lain
d) Pengeluaran pembangunan

LINGKUNGAN HUKUM
Hukum yanga da di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam : (1) hokum public, dan (2) hukum privat

Hukum public
Pengertian umum disini meliputi seseorang, sekelompok orang, masyarakat dan Negara. Hukum yang dapat dimasukkan sebagai hukum public ini antara lain hukum tata Negara, hukum tata usaha, dan hukum pidana.

Hukum privat
Termasuk ke dalam hukum privat adalah hukum perdata dan dagang, dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang sekarang dipakai sebagai dasar tata hukum Indonesia tidak terdapat istilah perdata.

Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
* Bantuan di bidang transportasi
* Bantuan pada perusahaan-perusahaan kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan kedalam tiga golongan, yaitu :
* Bantuan financial
* Bantuan pemberian kontrak, serta
* Bantuan teknik dan manajemen
* Bantuan di Bidang Komunikasi

Lingkungan Internasional
Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep ke seluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internaasional.

Neraca Pembayaran Internasional
Keadaan perekonomian international beberapa Negara ditunjukkan dalam neraca pembayarannya. Neraca pembayarannya ini dapat menggambarkan transaksi – transaksi internasional.Suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan.

Perusahaan Perusahaan Multinational
Citi-ciri perusahaan multinasional
PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua Negara.
 
Kebaikan dan keburukan peruashaan multinasional
Kebaikan Perusahaan Multinasional
- menmabah devisa Negara melalui penanaman modal di bidang ekspor
- Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor disekitar industri
- Menambah pendapatan Negara berupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut
- Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru
- Meningkatkan taraf hidup karyawan dengan memberikan gaji lebih tinggi
- Meningkatkan kemampuan dan keterampilan bagi tenaga kerjanya sebab perusahaan tersebut memiliki
  superoritas dalam bidang manajemen dan teknologi
- Memodernisir industri
- Menambah arus barang karena meningkatnya produksi nasonal yang didukung oleh perusahaan tersebut.
- Memperluas pasar factor-faktor produksi dalam negeri, seperti bahan baku, tenaga kerja, dan sebagainya
- Ikut mendukung pembangunan nasional

Keburukan perusahaan multinasional
- Makin banyaknya perusahaan multinasional yang didirikan dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi
  Negara. Tetapi jika jumlahnya sedikit, maka arti kuantitatifnya tidak banyak.
- Perusahaan-perusahaan multinasional tersebut memperoleh hasil berupa :
  o Keuntungan yang akan dialihkan ke luar negeri kepada pemegang sahamnya
  o Penyusutan/depresiasi, dalam praktek sering digunakan untuk menyembunyikan keuntungan-
     keuntungan agar tidak terkena pajak
  o Kebutuhan akan bahan baku dan barang modal harus didatangkan dari luar negeri yang dalam
      pelaksanaannya pemerintah harus menyediakan fasilitasnya.

Lembaga-lembaga yang Membantu Pedagangan Internasional
a. Export and Import Commission House
b. Merchant Exporters and Importers
c. Manufacturer’s Export Agents
d. Export and Import Brokers

Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelompokkan lagi menjadi :
a. Golongan barang utama, terdiri atas : kayu, karet, timah, minyak, kelapa sawit, kopi tembakau, the dan
    biji kelapa sawit
b. Golongan barang lain, terdiri atas hewan beerta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra, bahan makanan,
    barang tambang dan lain-lain

Impor yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang, yakni :
a. Barang konsumsi, terdiri atas: beras, tepung terigu, tekstil, dan lain sebagainya
b. Bahan baku dan penolong, terdiri atas ; cengkeh , bahan kimia, hasil dan preparat kimia, bahan cat,
    pupuk, kertas, benang tenun, cambric dan shirting, bahan bangunan, dan lain sebagainya.
c. Barang modal terdiri atas, mesin-mesin generator listrik, atau telekomunikasi, dan lain sebagainya.

Perusahaan Dan lingkungan Perusahaan

Pengertian Perusahaan
Perusahaan adalah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Untuk mendirikan perusahaan diperlukan tempat yang sesuai dengan bentuk usahanya, karena jika penentuan tempat nya kurang sesuai dapat mengganggu produktifitas kerja.
 Tempat kedudukan dan letak perusahaan
Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :
1. Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.

4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen.
b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti bank dan asuransi.
c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Perusahaan dan Lembaga sosial
Tujuan Perusahaan:
1. Meningkatkan pelayanan dalam jasa transportasi kepada masyarakat.
2. Mendorong perekonomian daerah.
3. Menunjang pembangunan daerah
4. Sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah
5. Menyelenggarakan kemanfaatan umum

Sasaran
1. Terjaminnya fleksibilitas sistem transportasi salah satunya dengan adanya pemisahan yang jelas antara badan regulator dengan badan yang melakukan operasional.
2. Kemudahan pengembangan sistem transportasi yang dapat menyelesaikan permasalahan kemacetan.
3. Konsistensi pengembangan transportasi jangka panjang.
4. Konsistensi pelayanan jasa transportasi.
5. Beroperasi sebagai perusahaan yang berorientasi profit dengan tidak mengesampingkan pada pelayanan masyarakat secara aman, nyaman, produktif dan ramah lingkungan.
6. menjadi perusahaan layanan publik yang mandiri secara finansial.

Pembahasan tentang membangun sistem perusahaan akan di buat dalam beberapa serial tulisan. Sebagian besar merujuk kepada konsep yang dibuat oleh Brad Sugars.
People & Education (SDM & Pendidikan)
Ada beberapa sistem yang disarankan, yaitu:
- Membangun Training Systems (Sistem Pelatihan)
- Kontrak Kerja dengan setiap pegawai
- Membangun klub sosial
- Membangun perencanaan karir dalam perusahaan
- Membangun tim

Delivery & Distribution (Pengiriman & Distribusi)
Ada beberapa sistem yang perlu dipertimbangkan:
- Menjalankan system tanpa kertas (paperless systems)
- Memberikan jasa anda secara sistematik & konsisten
- Merubah kemasan produk untuk untuk keamanan pengiriman
- Reorganisasi persediaan sesuai perputaran yang paling tinggi
- Penyederhanaan proses memasukkan & membuka. pesanan anda

Tugas Pokok Dan Fungsi Perusahaan
Tugas pokok
1. Memberikan pelayanan angkutan bagi masyarakat Kota Bogor secara memadai, nyaman dan aman.
2. Memberikan pelayanan jasa bengkel, jasa kendaraan derek, dan jasa usaha transportasi lainnya.
3. Menjadikan PD Jasa Transportasi mampu mengem bangkan diri sesuai tugas dan fungsi, sehingga menambah pendapatan daerah secara langsung dan/atau tidak langsung.
4. Melakukan pengembangan usaha dan investasi pada PD Jasa Transportasi.
Fungsi

Fungsi Ekonomi
Sebagai sarana dan prasarana publik senantiasa dituntut untuk meningkatkan kemampuan pengembangan usaha dan memenuhi kewajiban-kewajiban lainnya dengan cara pengelolaan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi secara sehat berdasarkan asas ekonomi Perusahaan.

Fungsi Sosial
Sebagai sarana Publik dalam melaksanakan pengelolaan jasa transportasi yang merupakan urat nadi pembangunan suatu daerah senantiasa dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh lapisan masyarakat dari semua golongan masyarakat dengan memberlakukan tarif yang terjangkau sesuai kemampuan masyarakat dan aspek keadilan

ciri-ciri perusahaan ;

• terus-menerus atau aktif dalam kegiatan usahanya
• mendapatkan penghasilan
• mengadakan perjanjian perdagangan
• mempunyai akta pendirian perusahaan yang dibuat oleh
notaris dan telah memperoleh pengesahan

Berbagai Macam Lingkungan Perusahaan Dan Pengaruhnya Terhadap Perusahaan

Aspek lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu lingkungan bisnis internal dan lingkungan bisnis eksternal. Lingkungan bisnis eksternal dibagi lagi menjadi 2 yaitu lingkungan jauh dan lingkungan industry, lingkungan bisnis internal dibagi dalam aspek-aspek perusahaan seperti SDM, operasional, keuangan, marketing dan brand.
Aspek-aspek tersebut mengenai;
 LIngkungan jauh dari perusahan, terdiri atas factor politik, makroØ ekonomi dan kondisi sosial masyarakatserta pengaruh perkembangan tehnologi.
 Linmgkungan industry perusahaan, lebih mengarah pada aspek persainganØ dimana perusahaan berada , aspek itu terdiri dari ancaman sesame pesaingproduk industry, adanya produk ysng sama yang dapatmenggantikannya.

Pendekatan Dalam Melihat Bisnis Dan Lingkungan

Pendekatan bisnis dan lingkungan dapat dilihat dari;
• Pendekatan Fungsional, berdasarkan pemasaran, akuntansi dan keungan operasi, SDM,dan sisitem operasi manajemen.
• Pendekatan Rantai Nilai, didasarkan pada serangkai kegiatan yang berurutan dari sekelompok aktifitas untuk mendesain, memproduksi, memasarkan dan mengirimkan.
• Pendekatan Kurva Belajar, penurunan produksi karena pertambahan pengalaman kerja di gambarkan dengan grafik Learning curve / Experience Curve.
• Pendekatan Core Competience, kompetisi ini adalah kumpulan ketrampilan dan teknologi yang terintegrasi dalam melakukan kompetisi dalam berbisnis.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Di Larang Keras Berkomentar yang Tidak Baik.